Mercedes-Benz telah mengumumkan kolaborasinya dengan startup asal Tiongkok, Momenta untuk mengembangkan solusi berkendara cerdas yang canggih.

Menurut laporan media lokal, sistem terobosan ini akan diintegrasikan ke dalam model CLA serba listrik Mercedes-Benz yang akan datang, menjanjikan era baru kemampuan berkendara otonom.

Sistem bantuan mengemudi yang dihasilkan tidak memerlukan peta definisi tinggi untuk berfungsi. Hal ini akan memungkinkan CLA listrik untuk bernavigasi dan memberikan bantuan berkendara bahkan di lanskap lingkungan perkotaan yang rumit. Bisa dibilang, hal tersebut saat ini merupakan tantangan terbesar bagi sistem penggerak otonom.

CLA listrik akan memanfaatkan kehebatan komputasi chip mengemudi cerdas Orin milik Nvidia, dan Mercedes menjanjikan pengalaman berkendara yang tak tertandingi bagi pengemudi.

Kemitraan antara Mercedes-Benz dan Momenta adalah contoh pertama produsen mobil Jerman tersebut memanfaatkan solusi teknologi dari pemasok smart Driving asal Tiongkok. Selain itu, CLA listrik akan menjadi model Mercedes-Benz pertama yang menawarkan bantuan berkendara di seluruh kota.

Namun, langkah ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana produsen mobil semakin banyak bermitra dengan perusahaan rintisan (startup) teknologi untuk mempercepat pengembangan dan adopsi teknologi mengemudi otonom.

CLA sendiri adalah salah satu model utama dalam jajaran coupe Mercedes-Benz, menargetkan demografi yang lebih muda, lebih trendi, dan lebih mudah menerima fitur-fitur berkendara cerdas tingkat tinggi, kata laporan itu.

CLA baru didasarkan pada platform listrik kedua Mercedes-Benz, MMA (Mercedes-Benz Modular Architecture), dan akan diproduksi secara massal pada bulan April 2025, ketika fitur mengemudi dengan bantuan pilot point-to-point akan tersedia.

Saat ini, terdapat tiga lini produk yang direncanakan oleh Mercedes-Benz di Tiongkok yang mendukung fitur berkendara cerdas tingkat tinggi. Tanggal produksi CLA listrik dikonfirmasi akan dimulai pada bulan April 2025 mendatang.