Irene Nikkein, Asia Pacific Regional Director, Rolls-Royce Motor Cars mengatakan: Black Badge merupakan respon terhadap segmen baru pelanggan mewah yang berani dan tidak konvensional. Di seluruh Asia, pengusaha sukses yang lebih muda dan lebih beragam dari sebelumnya sedang tumbuh.

“Mereka adalah inovator, pionir, dan pemberani. Bagi mereka, Black Badge adalah kodeks kemewahan. Dengan model baru ini, kami merayakan Post Opulance di Extermis dan mobil Black Badge paling murni dalam sejarah merek tersebut,” kata Irene dalam pidatonya di Said Peluncuran Black Badge Ghost di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

The Black Badge bisa dibilang kinerja Rolls Royce mengambil model yang ada. Debut pertama dalam model Wraith dan Ghost pada tahun 2016, diikuti oleh Dawn pada tahun 2017 dan Cullinan pada tahun 2019. Sekarang Black Badge Ghost akan datang dengan pembaruan di beberapa titik.

Model yang disajikan selesai dalam warna hitam dan memenuhi Black Badge. Meskipun konsumen masih memiliki pilihan untuk memilih dari sekitar 44.000 warna Rolls Royce, mayoritas pelanggan Black Badge memilih warna hitam. Yang juga istimewa dari cat ini adalah cat ini menggunakan pernis seberat 45 kilogram, yang kemudian diatomisasi dan diaplikasikan pada benda putih yang bermuatan elektrostatis. Ini menjadikan warna hitam sebagai yang paling hitam di jajaran Rolls-Royce serta di industri otomotif.

Desainnya masih menggunakan desain Ghost yang legendaris. Dimensinya adalah panjang 5.546 mm, lebar 2.148 mm, dan tinggi 1.571 mm dengan jarak sumbu roda 3.295 mm. Sedan berbobot 2,4 ton ini banyak menggunakan elemen dark chrome di bagian luar, seperti simbol Spirit of Ecstasy dan gril depan yang dilengkapi dengan pencahayaan khusus. Black Badge menampilkan pelek karbon kustom 21 inci.

Saat memasuki interior, interior Black Badge Ghost terasa mewah. Hitam tetap mendominasi dengan kombinasi kuning pada detail seperti jahitan. Headliner Starlight masih menjadi trademark pelanggan Rolls-Royce, ditambah dengan detail seperti lampu dashboard dan Black Badge di beberapa sisi.

Beberapa detail desain yang hadir pada model ini antara lain payung pada pintu yang juga berwarna hitam kuning, logo RR monogram pada pintu, logo RR yang dikenakan pada sandaran kepala logo Spirit of geundstick Ecstasy, yang di emboss pada meja. Fitur tambahan lainnya termasuk sistem entri cerdas, pintu mekanis yang mudah dibuka dan ditutup, kursi pijat di baris depan dan belakang, kursi berventilasi di semua kursi, audio yang dipesan lebih dahulu, dan keselamatan berkendara.

Ke mekanik. Black Badge Ghost menggunakan kerangka ruang aluminium yang sama dengan Phantom. Hasilnya adalah pengendalian kendaraan yang lebih presisi dan aman. Mesinnya menggunakan mesin V12 twin-turbo 6,75 liter. Tenaga cukup besar 600 hp dan torsi 900 Nm. Performa ini meningkat 29 hp dan 50 Nm dibandingkan varian standar. Mesin besar ini menggunakan transmisi ZF dengan penggerak semua roda.

Khususnya dengan Black Badge, Rolls Royce menawarkan tombol rendah pada pegangan perpindahan gigi. Ini memberikan torsi maksimum mulai dari 1.700 rpm dan meningkatkan kecepatan perpindahan gigi hingga 50 persen saat pedal akselerator hanya ditekan 90 persen. Ini menciptakan perasaan energi yang melimpah.

“Lencana Hitam adalah untuk yang berani.

The Black Badge Ghost diproduksi sekitar 3.500 kali di seluruh dunia. Pada tahun 2021, Rolls Royce mengirimkan 5.586 unit ke pelanggan di seluruh dunia. Bahkan referensi kondisi pandemi tidak menyurutkan niat untuk membeli mobil mewah. Telah dibuka pesanan Black Badge Ghost untuk calon konsumen di Indonesia. Waktu tunggu kendaraan ini kurang lebih 6 sampai 8 bulan, tergantung personalisasi yang diinginkan.

Hal ini juga yang membuat harga unit Black Badge Ghost menjadi tidak menentu karena tergantung dari personalisasi dan keinginan masing-masing calon pelanggan. Namun, secara statistik pada NJKB DKI Jakarta nilai untuk model Hantu sekitar Rp 7,3 miliar. Hal ini menjadi modal tersendiri bagi calon konsumen Indonesia untuk membawa pulang Black Badge Ghost yang lebih kuat.